Alihasmi.
Banda Aceh.serambi wahana news.co.Anggota DPRK Subulussalam Ardhi Yanto ujung,SE, yang akrab disapa Toto ujung.mengunjungi PUPR Aceh untuk mengawal langsung program pembangunan jalan di kota Subulussalam, kunjungan ini didorong oleh kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak parah hingga sering memakan korban kecelakaan.
Baca Juga:
Buron Sejak 2020, Terpidana Kredit Fiktif Rp9,6 Miliar Diciduk Tim Kejaksaan
Kedatangan Ardhi Yanto ujung disambut langsung oleh Kepala dinas PUPR propinsi Aceh,Ir Mawardi nur ST, sekretaris Dinas PUPR Aceh A, Ricky Soehadi ST,MT, beserta jajaran PUPR Aceh, pertemuan tersebut membahas tentang langkah percepatan penanganan jalan rusak sebagai respons atas keluhan dan desakan masyarakat yang sudah berlangsung lama.
Dalam kesempatan itu Ardhi Yanto ujung menegaskan jalan yang rusak harus segera diperbaiki tanpa ditunda, menurutnya jalan berlubang ,bergelombang,dan juga minimnya penerangan jalan dimalam hari sudah sangat membahayakan pengguna jalan di musim penghujan.
Kepala dinas PUPR propinsi Aceh Ir, Mawardi nur ST, mengatakan sangat menyambut baik kedatangan pihak DPRK Subulussalam terkhusus Ardhi Yanto ujung, menyatakan siap menindaklanjuti masukan dari DPRK, pihaknya akan memetakan titik titik yang masuk kategori darurat dan menjadi prioritas penanganan agar tidak menelan lagi korban jiwa, kamis 16/4/2026.
Baca Juga:
Iran Tuntut Rp4.623 Triliun Imbas Serangan AS dan Israel
Dalam penjelasannya untuk kota Subulussalam tahun ini ada dana dari TKD sebesar Rp 16 miliar, untuk melanjutkan pembangunan jalan di wilayah kecamatan Runding, begitu juga untuk perbaikan jalan akan segera kami upayakan dari dana reguler, ditambah lagi tahun ini ada program lanjutan dari perbatasan Aceh Selatan menuju perbatasan kota Subulussalam kecamatan Runding, mudah mudahan program ini berjalan tanpa ada hambatan apapun, untuk jalan menuju Aceh tenggara ada Rp 8 miliar yang kita plot untuk pengerjaan dari kab Aceh tenggara menuju Subulussalam, untuk dari wilayah Gelombang Muara situlen tahun ini juga kita akan adakan dokumen perencanaan terlebih dahulu.
Sekretaris Dinas PUPR Aceh A, Ricky Soehadi ST MT, menambah bahwa pemerintah Aceh dalam hal ini PUPR Aceh sangat perduli kepada kota Subulussalam, karena hal tersebut tim tehnis baru baru ini telah turun kelapangan melakukan survei kondisi jalan, data tersebut akan menjadi dasar penentuan jenis penanganan, mulai dari pemeliharaan rutin, pelapisan ulang hingga rekonstruksi total pada ruas jalan yang rusak berat.
Ardhi Yanto ujung dalam sambutan penutupnya sangat berterimakasih sudah disambut dengan hangat oleh pihak PUPR Aceh berharap akan kedatangan kami ini kedinas PUPR Aceh dapat mempercepat realisasi perbaikan maupun pembangunan jalan provinsi di kota Subulussalam,ia juga berkomitmen mengawal program ini sampai tuntas demi menjawab harapan masyarakat akan infrastruktur jalan yang layak dan nyaman dilalui demi menunjang berputarnya roda perekonomian warga kota Subulussalam tutupnya.redaktur,RS.