SERAMBI.WAHANANEWS.CO, Banda Aceh - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengalokasikan anggaran Rp20 miliar pada tahun 2026 untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis, seperti jalan dan irigasi, di wilayah pulau terluar, yakni Kecamatan Pulo Aceh.
“Pembangunan infrastruktur ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan wilayah kepulauan,” kata Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, di Pulo Aceh, Selasa (28/4/2026).
Baca Juga:
KPK Ungkap Suap Rp980 Juta Melibatkan Bupati Rejang Lebong dan Tiga Rekanan
Ia menjelaskan dirinya meninjau langsung di beberapa titik lokasi pembangunan di Gampong Lhoh, Gampong Serapong, serta kawasan irigasi di Pulau Breuh, Kecamatan Pulo Aceh.
Ia mengatakan peninjauan tersebut juga bagian untuk memastikan kesiapan pelaksanaan proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
“Seluruh proyek ini sedang dalam tahap persiapan tender. Kita targetkan pelaksanaannya berjalan dan tuntas pada tahun 2026 ,” kata Muharram.
Baca Juga:
Menteri PU Tinjau Bendungan Lausimeme, Jembatan Penghubung Desa Ditargetkan Rampung Juni 2026
Ia merincikan, pembangunan tersebut mencakup ruas jalan Gampong Lhoh menuju Gampong Lampuyang sepanjang 650 meter dengan lebar empat meter lengkap dengan bahu jalan di sisi kiri dan kanan dengan pagu anggaran sebesar Rp3,76 miliar.
Kemudian ruas jalan Gampong Gugop–Serapong akan dibangun sepanjang 1.750 meter dengan spesifikasi serupa, dengan anggaran mencapai Rp7,84 miliar.
Selain infrastruktur jalan, Bupati juga meninjau rencana pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi meliputi rehabilitasi lantai sepanjang 573 meter, perbaikan saluran sepanjang 213 meter, pemasangan pipa penyaluran air sepanjang 600 meter, serta pembangunan satu unit sumur bor di Gampong Ulee Paya dengan total anggaran Rp570 juta.