SERAMBI.WAHANANEWS.CO, Aceh Barat - Tim Basarnas Pos Meulaboh, Banda Aceh, pada Minggu (5/4/2026) malam berhasil menemukan jasad Sidiq (10), bocah asal Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, yang sebelumnya dilaporkan terseret arus di kawasan Pantai Batee Puteh, Meulaboh, Aceh.
“Jasad korban ditemukan sekitar ± 800 meter dari lokasi kejadian, korban ditemukan sekira pukul 20.05 WIB dalam kondisi meninggal dunia,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald kepada wartawan, Minggu malam.
Baca Juga:
Banjir Meluas di Kabupaten Bekasi, 41 Desa Terendam dan Ribuan Warga Mengungsi
Ia menjelaskan, korban Sidiq saat ini telah diserahkan kepada orangtua nya, dan direncanakan akan dimakamkan oleh pihak keluarga.
Teuku Ronald mengatakan jasad korban tenggelam ditemukan oleh Tim Basarnas Banda Aceh Pos Meulaboh, setelah sebelumnya melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar lokasi kejadian di perairan Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.
Upaya pencarian tersebut juga melibatkan personel BPBD Aceh Barat, prajurit TNI, personel Polri, serta masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga:
Identifikasi Korban Pesawat ATR, Polda Sulsel Siapkan Tim DVI
Teuku Ronald mengatakan korban Sidiq sebelumnya dilaporkan tenggelam terseret arus saat sedang mandi bersama lima orang teman-temannya, di sekitar muara sungai (suak) Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat pada Minggu sore sekira pukul 17.30 WIB.
Korban diduga terseret arus pantai saat sedang mandi di laut setempat. Meski korban tenggelam, namun keempat rekan korban yang lain dilaporkan selamat dalam insiden ini.
[Redaktur: Amanda Zubehor]