Dalam kesempatan itu, Kepala Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banda Aceh, Ediwan kepada serambinews.com menyampaikan daya listrik saat ini masih surplus dari beban yang dibutuhkan.
Sehingga, katanya, sudah cukup untuk mendukung iklim investasi dan pariwisata di Kota Sabang.
Baca Juga:
PLN Percepat PLTA Peusangan 45 MW, ALPERKLINAS: Konsumen Aceh Akan Merasakan Manfaat Energi Bersih
“Saat ini PLTD Aneuk Laot dan PLTD Cot Abeuk mampu menghasilkan daya sebesar 6,9 MW dengan kebutuhan rata-rata atau beban puncak mencapai 5,5 MW,” ujar Ediwan di sela-sela media gathering.
Dia mengatakan PLN ULP Sabang masih memiliki cadangan 1,4 MW yang dapat digunakan sewaktu-waktu jika ada mesin pembangkit yang masuk perawatan.
“PLN siap memenunuhi berapapun kebutuhan listrik dari dunia usaha," ujarnya.
Baca Juga:
Lisdes 2026 Digenjot Jadi Rp10,3 Triliun, ALPERKLINAS: PLN Hadirkan Keadilan Energi hingga Desa Terpencil
"Pihaknya akan terus mengumpulkan data terkait rencana pembangunan hotel atau usaha lainnya di Sabang” jelasnya.
Dia mengatakan jumlah pelanggan di Kota Sabang sebanyak 14 ribu, terdiri dari rumah tangga, pemerintahan dan industri.
Sementara itu GM PT PLN Wilayah Aceh, Parulian Novandri menyebutkan peran media sangat penting dalam mendukung proses pelayanan kepada masyarakat.