Dalam kesempatan itu, Kepala Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banda Aceh, Ediwan kepada serambinews.com menyampaikan daya listrik saat ini masih surplus dari beban yang dibutuhkan.
Sehingga, katanya, sudah cukup untuk mendukung iklim investasi dan pariwisata di Kota Sabang.
Baca Juga:
Komisi VI DPR Dukung Streamlining BUMN untuk Tingkatkan Efisiensi dan Manfaat bagi Masyarakat
“Saat ini PLTD Aneuk Laot dan PLTD Cot Abeuk mampu menghasilkan daya sebesar 6,9 MW dengan kebutuhan rata-rata atau beban puncak mencapai 5,5 MW,” ujar Ediwan di sela-sela media gathering.
Dia mengatakan PLN ULP Sabang masih memiliki cadangan 1,4 MW yang dapat digunakan sewaktu-waktu jika ada mesin pembangkit yang masuk perawatan.
“PLN siap memenunuhi berapapun kebutuhan listrik dari dunia usaha," ujarnya.
Baca Juga:
PLTS 200 MW Jadi Peluang Besar Lampung, ALPERKLINAS: Transisi Energi Harus Memperkuat PLN
"Pihaknya akan terus mengumpulkan data terkait rencana pembangunan hotel atau usaha lainnya di Sabang” jelasnya.
Dia mengatakan jumlah pelanggan di Kota Sabang sebanyak 14 ribu, terdiri dari rumah tangga, pemerintahan dan industri.
Sementara itu GM PT PLN Wilayah Aceh, Parulian Novandri menyebutkan peran media sangat penting dalam mendukung proses pelayanan kepada masyarakat.