Ia menegaskan, misi kali ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan kedaulatan wilayah. Prajurit Satgas Yonif 117/KY juga membawa misi kemanusiaan melalui program pembinaan masyarakat di perbatasan.
“Kami akan membantu sektor pendidikan dengan menjadi tenaga pengajar di daerah yang kekurangan guru," katanya.
Baca Juga:
Bupati Aceh Tengah Sebut Sensus Ekonomi 2026 Acuan Kebijakan Pembangunan Daerah
Selain itu, prajurit juga bakal menerapkan keterampilan di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan yang telah dibekali selama masa persiapan untuk membantu kesejahteraan warga lokal.
Letkol Inf Jahrul menambahkan, seluruh personelnya kini dalam kondisi siap tempur dan bertugas, baik dari segi mental, fisik, maupun perlengkapan.
Dalam kesempatan ini, dirinya berpesan kepada seluruh prajurit untuk selalu mengutamakan faktor keselamatan dan menjaga nama baik satuan selama berada di daerah penugasan.
Baca Juga:
Detik-detik Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Meledak, Mayoritas Korban Taruna Poltekpel
"Kepada keluarga prajurit, mohon doa serta dukungan moral yang tiada henti agar tugas suci ini berjalan sukses hingga para prajurit kembali ke tanah Aceh dengan selamat tanpa kurang apapun," demikian Letkol Inf Jahrul Fahmi.
[Redaktur: Amanda Zubehor]