Serambi.WahanaNews.co | Pencurian kabel gardu PLN marak terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie, Aceh. Tindak kejahatan itu menyebabkan suplai listrik di daerah itu terganggu.
Berdasarkan informasi dihimpun, pencurian kabel PLN dilaporkan terjadi di Kecamatan Muara Tiga pada 6 Juli 2022. Sepekan kemudian, pencurian yang sama terjadi di Kecamatan Peukan Baroe dan Batee.
Baca Juga:
Petugas PLN UP3 Sumedang Setia Jaga Pasokan Aman Saat Shalat Idul Adha 1447 Hijriah
Manager PT PLN ULP Sigli Kota, Andre Agusta Rahman menyebut, total sudah 4 gardu PLN yang mengalami pencurian kabel. Terbaru yang terjadi di Peukan Baroe dan Batee, Selasa (12/7/22).
"Yang dicuri itu kabel Opstyg gardu. Kami sudah lapor kepada polisi kejadian di Laweung (Muara Tiga). Sementara di Batee dan Peukan Baroe baru terjadi pagi tadi pencuriannya," katanya.
Baca Juga:
Sambut Idul Adha 1447 H, PLN UP3 Teluknaga Pastikan Keandalan Pasokan Listrik di Lokasi Ibadah
Belum Ada yang Ditangkap
Andre mengatakan, aksi pencurian itu menyebabkan kerugian material mencapai puluhan juta rupiah bagi PLN. Selain itu, masyarakat juga dirugikan karena suplai listrik terganggu.
Belum ada satu pun pelaku pencurian kabel PLN yang tertangkap. Ia berharap pihak kepolisian bisa bergerak cepat menangkap para pencuri itu.
"Ini sudah sangat meresahkan. Jangan sampai ulah mereka (pencuri).merugikan masyarakat di Pidie lebih banyak lagi. Kami berharap pelaku segera ditangkap," ujarnya.[gab]