Serambi.WahanaNews.co, Banda Aceh - Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal ZA, menyatakan bahwa sudah ada tiga perusahaan yang berminat untuk berinvestasi mendirikan pabrik minyak goreng di Tanah Rencong.
"Sudah ada beberapa, setidaknya 3 pihak sudah berniat untuk mendirikan pabrik. Siapa cepat dia dapat," kata Safrizal ZA, di Banda Aceh, Selasa (29/10/2024).
Baca Juga:
BPS Aceh: Pengeluaran Per Kapita 2024 Naik 3,16 Persen dari 2023
Pernyataan itu disampaikan Safrizal ZA kepada awak media di sela-sela kegiatan Focus Group Discussion (FGD) DPW Apkasindo Aceh terkait program kelapa sawit untuk kesejahteraan petani sawit.
Safrizal mengatakan, tiga perusahaan yang ingin berinvestasi pabrik minyak goreng di Aceh tersebut sejauh ini sedang penjajakan lapangan, dan dipastikan tidak akan lama lagi. Tiga bulan ke depan bakal ada titik terangnya.
Namun, ia tidak menyebutkan secara rinci perusahaan apa saja yang sudah bersedia menanam modalnya tersebut. Hanya memastikan bahwa Pemerintah Aceh tidak bakal menyulitkan proses di birokrasinya.
Baca Juga:
Penyidik Kejari Bireuen Periksa 80 Saksi Kasus Korupsi Dana Desa Rp1,12 Miliar
"Jadi saya akan memastikan tidak ada kendala birokrasi, karena tugas saya di sektor perizinan, memastikan sesuai dengan tata ruang yang tepat, amdal yang tepat, maka ini segera terwujud," ujarnya.
Dirinya menuturkan bahwa dalam proses ini telah menawarkan ke banyak pihak terkait investasi pembangunan pabrik minyak goreng tersebut, dan menjanjikan kemudahan terhadap para pengusaha yang berminat.
Berdasarkan informasi Dinas Pertanian dan Perkebunan, Aceh memiliki luas lahan sawit rakyat sekitar 400 ribu hektare lebih, dengan produksi minyak sawit mentah atau CPO sekitar 940 ribu ton per tahun.