Menurut Sufahriadi, tim gabungan sedang berpatroli di daerah itu ketika menemukan dua militan di sebuah kamp. Dia mengatakan militan kedua melarikan diri ke hutan.
Baku tembak hari Selasa terjadi empat bulan setelah pasukan keamanan membunuh dua milisi dalam baku tembak lainnya di hutan, termasuk Ali Kalora sang pemimpin kelompok MIT.
Baca Juga:
BPK Perwakilan Sumut Terima LKPD Unaudited TA 2025 dari Pemkab Karo Tepat Waktu Sesuai Amanat Undang-Undang
“Kami masih mencari tiga tersangka anggota kelompok yang masih tersisa,” kata Sufahriadi. “Kami mendesak mereka untuk segera menyerah atau kami akan terus memburu mereka.”
Indonesia, negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar di dunia, telah melakukan tindakan keras terhadap para tersangka teroris sejak pengeboman di pulau Bali pada tahun 2002 menewaskan 202 orang, sebagian besar turis Barat dan Asia. [afs]