WahanaNews-Serambi | Baterai recloser dan LBS milik PLN yang dipasang di delapan lokasi hilang dicuri.
Pencurian ini memberikan dampak besar yang merugikan masyarakat.
Baca Juga:
Rebut Hadiah Langsung di PLN Mobile Tiap Tanggal Kembar
Kasus pencurian ini terungkap, setelah PLN ULP Kualasimpang melakukan pemeriksaan komponen material distribusi di 12 lokasi pada Selasa (20/9/2022) kemarin.
Diketahui dari 12 lokasi yang diperiksa, delapan di antaranya sudah tidak memiliki baterai recloser.
Manajer ULP Kualasimpang, Zulham ZA menyebut delapan titik ini masing-masing berada di Karangbaru, Upah Rec Polres, Upah LBS Kantor Camat, Sukaramai, Alurmanis, Alurcucur, Lubuksabah dan Pajak Rantau.
Baca Juga:
PLN Mobile Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Lewat Program Poin Gelegar 2026
“Ini sangat berbahaya karena dampaknya sangat besar,” kata Zulham ketika dikonfirmasi Rabu (21/9/2022).
Sedikit dijelaskannya, fungsi batrerai recloser ini merupakan peralatan pengaman yang dapat mendeteksi arus lebih dan dapat bekerja memutus arus gangguan dan menutup balik secara otomatis.
“Misalnya terjadi kerusakan yang disebabkan hewan, baterai ini langsung bekerja cepat, dengan tidak adanya baterai ini, butuh lebih lama untuk mengaktifkan listrik,” beber Zulham.