Penutupan sel TPA dapat mengurangi polusi udara, tanah, dan air yang disebabkan oleh pembuangan sampah secara terbuka. Hal ini membantu menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kualitas udara serta air.
2. Mencegah Penyakit
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Dorong Pengelolaan Sampah Biomassa Jadi Energi Bersih untuk Dukung NZE 2060
Dengan penutupan sel TPA, potensi penyebaran penyakit akibat sampah yang tidak terkelola dengan baik dapat diminimalkan, berkontribusi pada kesehatan masyarakat yang lebih baik.
3. Estetika Lingkungan
Penutupan sel TPA membantu meningkatkan keindahan visual lingkungan sekitar, terutama di area yang sering dikunjungi masyarakat dan wisatawan.
Baca Juga:
Pemkot Bandung Siapkan 1.597 Pendamping Pemilah untuk Wujudkan Bandung Bebas Sampah
4. Pengelolaan Sampah yang Lebih Baik
Penutupan sel TPA mendorong pengembangan teknologi dan metode pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan, seperti daur ulang, kompos, dan pengolahan sampah menjadi energi (Waste-to-Energy).
5. Kesadaran Masyarakat