SERAMBI.WAHANANEWS.CO, Subulussalam - Pertemuan dua fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam belakangan ini menghebohkan publik. Pertemuan tersebut terjadi pada Senin (12/1/2026) dan menimbulkan berbagai tanda tanya di tengah masyarakat.
Pertemuan yang melibatkan Fraksi Golkar dan Fraksi Hanura DPRK Subulussalam ini disebut-sebut sebagai pertemuan “raksasa”, mengingat kedua fraksi tersebut memiliki jumlah kursi signifikan di parlemen. Fraksi Golkar menguasai 4 kursi, sementara Fraksi Hanura memiliki 5 kursi di DPRK Kota Syekh Hamzah Fansury.
Baca Juga:
Terkait Kasus CSR BI, KPK Segera Panggil Anggota DPR Heri Gunawan
Sejumlah foto pertemuan kedua fraksi tersebut pun beredar luas di media sosial, khususnya Facebook, dan menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Kota Subulussalam.
Pertemuan awal diketahui berlangsung di Subulussalam, yang dihadiri oleh Ade Fadly Pranata Bintang, Hasbullah, dan T. Raypa. Selanjutnya, pertemuan tersebut berlanjut ke Kota Medan, Sumatera Utara, bersama rombongan.
Dalam pertemuan di Medan, tampak pula kehadiran seorang anggota DPRK Subulussalam dari Partai NasDem yang tergabung dalam Fraksi Megegoh.
Baca Juga:
Kolaborasi Antar Fraksi di Senayan: Menjahit Indonesia Maju
Publik pun bertanya-tanya, apakah pertemuan ini berkaitan dengan pembahasan dan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Subulussalam Tahun Anggaran 2026, yang hingga kini belum disahkan oleh pihak eksekutif dan legislatif.
Agenda pertemuan antara Fraksi Hanura, Fraksi Golkar, serta seorang anggota DPRK dari Fraksi Megegoh tersebut pun menyisakan banyak pertanyaan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak media belum memperoleh keterangan resmi dari kedua fraksi terkait tujuan dan agenda pertemuan tersebut.