Serambi.WahanaNews.co, Subulussalam - Seperti diketahui, masa jabatan Wali Kota dan wakil Wali Kota Subulussalam akan berakhir pada 14 Mei 2024, yang nantinya akan digantikan oleh penjabat walikota untuk mengisi pemerintahan dalam masa transisi.
Setelah lima tahun menahkodai Kota Subulussalam sejak tahun 2019, kepemimpinan Bintang-Salmaza dinilai tidak memberikan perubahan yang dijanjikan. Malah, terjadi kebobrokan dan sejumlah masalah yang diwariskan kepada masyarakat.
Baca Juga:
Anggaran MBG Rp71 Triliun, Kemenkeu Pastikan Tak Bebani Defisit APBN 2025
Defisit Anggaran APBK yang tak kunjung terselesaikan mencapai angka Rp205 Miliar menurut perhitungan LHP BPK RI, serta meninggalkan hutang dan tunggakan, menunjukkan kondisi kota seperti rumah yang hendak runtuh ditinggalkan oleh pemimpin yang tidak bertanggung jawab. Hal itu disampaikan Husaini dalam konferensi persnya, Senin (13/5/2024).
Selanjutnya, Husaini mengharapkan agar inspektorat bekerjasama dengan kepolisian dan kejaksaan untuk melakukan audit terhadap aset pemko kota Subulussalam. Barang-barang yang hilang atau dikuasai secara pribadi, walaupun hanya sendok atau piring, harus ditindaklanjuti oleh pihak inspektorat dan mitranya.
"Subulussalam memiliki banyak aset dan inventaris yang merupakan milik daerah. Inspektorat harus melakukan pemeriksaan atau audit agar Pemko Subulussalam tidak semakin merugi pasca berakhirnya kepemimpinan Bintang-Salmaza," ujar Husaini.
Baca Juga:
APBN 2024 Defisit Rp507 Triliun, Menkeu Sri Mulyani Sebut Sangat Impresif
Husaini, seorang pemerhati kota Subulussalam, menyayangkan kondisi pemko pasca berakhirnya masa jabatan walikota Bintang Salmaza dalam kondisi terpuruk dan terbengkalai. Lima tahun kepemimpinan Bintang sebagai walikota dinilai gagal total, menunjukkan kurangnya kapasitas dan kemampuan dalam memimpin. Berbagai masalah yang tidak mampu diselesaikan menunjukkan bahwa Affan Alfian Bintang tidak memiliki kemampuan memimpin sebagai orang nomor satu di Kota Subulussalam.
Semoga masyarakat kota Subulussalam dapat menilai dan memilih pemimpin yang tepat untuk masa depan, agar cita-cita Kota Subulussalam sebagai kota yang maju dan sejahtera dapat terwujud.
[Redaktur: Amanda Zubehor]