Serambi.WahanaNews.co, Jakarta - Puluhan rumah warga Subulussalam Timur terendam banjir.
Selama 2 hari berturut-turut hujan mengguyur kota Subulussalam, mengakibatkan terjadinya debet air di sungai cepu indah meluap, hingga mengakibatkan banyak rumah warga kampung Subulussalam Timur terndam banjir, diperkirakan ada sebanyak 89 rumah warga yang terdampak banjir tersebut, diperkirakan banjir mulai terjadi pada pukul 17.30 WIB, Rabu sore, ketinggian banjir berpariasi ada yang mencapai seukuran sepinggang dewasa.
Baca Juga:
Tanggapi Aspirasi FWR DAS Rawalumbu, Komisi II Bakal Lakukan Hal Ini
Dalam hal ini Ringan Berutu, selaku ketua BPK Subulussalam Timur, berharap kepada dinas BPBD kota Subulussalam agar bisa meninjau langsung ke lokasi banjir, agar tahu nanti tindakan dan sikap akan dilakukan penanganan banjir.
Dimana pembangunan talud yang sekarang ini sudah selayaknya untuk direnovasi kembali, agar dapat memberi rasa aman bagi masyarakat Cepu indah hususnya ,diketahui talud tersebut dibangun tahun 2012 silam bersumber dana Otsus.
"Masyarakat Subulussalam Timur sangat berharap agar bapak walikota dapat memberikan perhatian serius untuk menyikapi permasalahan banjir tahunan ini,dimana penaganan yang diterima masyarakat hanyalah berupa bantuan, kami yang terdampak langsung lebih menginginkan perbaikan tanggul," ungkap salah seorang warga yang terdampak banjir.
Baca Juga:
BPBD Sulawesi Tengah Laporkan 875 KK Terdampak Banjir di Morowali Utara
[Redaktur: Amanda Zubehor]