“Setelah panen di April-Mei lalu, dan sebagian di Juni, ini sudah ada yang mulai olah tanah, Juli ini tanam musim gadu, yang nanti panennya di Oktober dan mudah-mudahan bisa tanam lagi di November, sehingga kita bisa tanam 2-3 kali setahun,” ujarnya.
Apalagi, lanjut dia, saat ini Kementerian Pertanian juga memiliki program dalam menggalakkan peningkatan luas tanam, mulai dari bantuan benih, hingga bantuan mesin pompanisasi, agar semua lahan-lahan yang berpotensi ditanam dapat segera ditanam.
Baca Juga:
Kepala OIKN: DIR Sebakung Dukung Swasembada Pangan Nasional dan IKN Kaltim
“Tujuannya untuk meningkatkan produksi tadi. Kita berharap stimulus yang diberikan pemerintah ini membuat dampak kepada peningkatan produksi pada Aceh,” ujarnya.
[Redaktur: Amanda Zubehor]