"Kebetulan dia ini adalah adek Junior saya di IPDN dulu, kemudian, ada kunjungan kerja di Kementerian Dalam Negeri sehingga ketemu disana," katanya.
Baca Juga:
Diduga Lakukan Pemerasan, Nama Oknum Polisi Muncul di Balik Kasus Insanul dan Inara
Lanjutnya, dikarenakan saat itu bersama-sama di kementerian Dalam Negeri, Asmui bersama dengan D sering melakukan komunikasi.
“Kebetulan saja kami disana sama-sama jadi komunikasilah," ujarnya.
Disinggung terkait dengan isi chat yang menuju kearah perselingkuhan, Asmui mengaku salah paham tersebut bermula.
Baca Juga:
Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Depresi Istri Arya Daru Usai Fakta Perselingkuhan
"Jadi salah pahamnya itu, karena kami disana sama-sama. Kemudian karena dia di hotel, dia minta jemput. Disitulah mungkin yang dikira kami berselingkuh padahal tidak," katanya.
Ia mengaku, terkait dengan penggerebekan di hotel Kota Medan merupakan bukan hal yang sebenarnya terjadi.
"Memang salah saya juga, ga bilang ke Istri. Terkait dengan penggerebekan yang dikabarkan, itu tidak benar. Karena kami berada di dalam mobil menuju ke arah Travel," katanya.