WahanaNews-Aceh I Wili, pemilik anjing bernama Canon yang viral karena mati usai dibawa Satpol PP menemui Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, Rabu (27/10/2021).
Ia datang bersama Muspika Pulau Banyak serta tokoh adat.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Berhasil Pulihkan 181 Pelanggan Pascabencana Hidrometeorologi Aceh
Sementara Bupati menerimanya dengan didampingi Sekda Aceh Singkil, Azmi, Kepala Satpol PP, Ahmad Yani, dan Kepala Disparpora Aceh Singkil, Edy Hartono.
Dikutip dari Serambinews.com dalam pertemuan itu, Wili menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi disebabkan pemberitaan penertiban yang dilakukan Pemkab Aceh Singkil, melalui Satpol PP di resort yang dikelolanya di Pulau Panjang, Kecamatan Pulau Banyak.
Wili juga mengakui pemindahan Canon atas persetujuan dirinya, lantaran meresahkan warga dan mengejar pengunjung.
Baca Juga:
Pascabanjir, FPRB Aceh Tamiang Desak Pemerintah Pusat Jalankan Program Padat Karya Bersihkan Lingkungan
Kemudian, Wili mengungkapkan bahwa pihak yang memasukkan anjing ke keranjang adalah karyawannya bernama Riska.
"Mengenai kematian hewan peliharaan kami, saya pribadi tidak mempermasalahkan atas apa yang sudah terjadi," katanya.
Terkait postingan di akun Instagram @rosayeoh, Wili menyatakan sudah meminta menghapus dan mengklarifikasi tentang kejadian sebenarnya.