Juga dalam usaha UTU melalui tim risetnya yang berani melakukan langkah-langkah menuju pemanfaat energi terbarukan.
Ia menambahkan, bahwa ini pertama sekali ia menginjakkan kaki di Aceh dan melihat sendiri bagaimana UTU berkomitmen dalam bidang green energy.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Berhasil Pulihkan 181 Pelanggan Pascabencana Hidrometeorologi Aceh
Untuk itu, pihaknya akan mensupport penuh langkah UTU berikutnya melalui tim riset yang telah terbentuk.
Selain itu, Ajrun juga menjelaskan tentang pemanfaatan limbah dari PLTU yang digunakan sebagai bahan baku infrastruktur, baik perumahan maupun jalan raya.
Dia mengungkapkan, berdasar penelitian yang ketat dan teruji, sudah terbukti limbah PLTU tidak masuk dalam kategori limbah bahan berbahaya dan beracun B3 sehinggga bisa digunakan.
Baca Juga:
Pascabanjir, FPRB Aceh Tamiang Desak Pemerintah Pusat Jalankan Program Padat Karya Bersihkan Lingkungan
“Jalan lingkungan UTU terutama menuju lokasi riset ini masih belum rata. Untuk itu jika diperlukan, kita siap membantu material secukupnya untuk pembangunan jalan ini,” ungkap Ajrun yang disambut tepuk tangan.[gab]