Mengacu hasil ini, Warga Desa telah kembali ke rumah pada
Rabu pagi (14/04/2021). Sementara itu, saat ini tim independen dari Universitas
Syiah Kuala, tengah diturunkan untuk terus melakukan pengkajian kualitas udara
di area operasi Medco Malaka dan pemukiman masyarakat sekitarnya.
Baca Juga:
Tak Ikut Pelantikan Serentak di Jakarta, Ini Alasan Kepala Daerah di Aceh
Pada proses penanganan warga terdampak, Medco Malaka
menyalurkan kebutuhan logistik, pemberian dana kompensasi tidak dapat bekerja,
kebutuhan perayaan meugang, mendampingi dan menanggung biaya perawatan warga di
rumah sakit.
"Saat ini, Perusahaan terus memonitor kondisi sekitar area
operasi dan mendirikan pusat penerimaan keluhan warga. Kami sangat berterima
kasih atas dukungan semua pihak dan juga terus berkoordinasi dengan Aparat di
Aceh dan Aceh Timur," ujar General Manager Medco E&P Malaka, Susanto.
Baca Juga:
Lagi, Hj Asmidar Laksanakan Silaturahmi Langsung Dengan Masyarakat di Kegiatan Reses yang ke-2 Tahun 2023
Sejak pertama kali laporan diterima, BPMA terus memonitor
dan memberikan arahan kepada Medco dan mengirimkan perwakilan untuk
berkoordinasi langsung di lapangan.