Namun, saat diamankan warga di meunasah, gelombang massa didominasi wanita datang mengepung pemuda itu.
Puluhan personel polisi bersenjata pun cepat datang guna menjemput pemuda AZ yang dikepung warga Gampong Kareung, Kecamatan Batee.
Baca Juga:
Polres Subulussalam Gelar Zikir, Tausiyah dan Doa Bersama dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-80
Proses pengamanan pemuda AZ dipimpin langsung Kapolres Pidie, AKBP Padli, SIK, MH.
"Pelaku AZ diduga kuat melakukan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur," kata Kapolres Pidie, AKBP Padli, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Rizal kepada Serambinews.com, Senin (4/10/2021) malam.
Ia menyebutkan, kejadian itu berawal pada Senin (4/10/2021), saat AZ hendak ke rumah neneknya dengan sepeda motor (sepmor) di Dusun Blang, Gampong Kareung.
Baca Juga:
Dukung SNT, LAKI Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Relokasi Pesantren
Tapi, pelaku tidak sampai ke rumah neneknya, malahan masuk ke semak-semak untuk menyembunyikan sepmor.
Lalu, pelaku berjalan kaki ke semak-semak pergi ke depan SD Tungkop untuk mencari sasaran guna dijadikan korban.
AZ sempat menunggu beberapa saat, kemudian muncul anak-anak pulang sekolah. AZ melihat korban berjalan bersama temannya.