“Saya baru ingat saya tidak memakai masker dan membawa SIM, saya kira akan di tilang, rupanya saya malah diberikan minuman dingin dan ditawarkan vaksin gratis," kata dia.
Dia mengaku terkait pelanggaran lalu lintas, mereka diimbau tentang tertib lalu lintas dan diberi pemahaman tentang vaksin.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Berhasil Pulihkan 181 Pelanggan Pascabencana Hidrometeorologi Aceh
Berbeda lagi dengan Rubaiyah (58), yang tinggal di Desa Blang Asan, Kabupaten Pidie.
Ia dengan sengaja datang ke Mapolres Pidie setelah mendengar informasi dari tetangganya terkait kegiatan "GARANSI" (Melanggar Tukar Vaksinasi) Satlantas Polres Pidie.
Mengendarai roda dua, ia datang dan langsung menuju meja pendaftaran.
Baca Juga:
Pascabanjir, FPRB Aceh Tamiang Desak Pemerintah Pusat Jalankan Program Padat Karya Bersihkan Lingkungan
"Saya sudah lama ingin vaksin pak, cuma mengantri, ini mumpung ada kesempatan, saya langsung ikut, saya mendapat info dari tetangga tadi," ujarnya.
Kasatlantas Polres Pidie, AKP Sandy Titah Nugraha, SIK mengatakan, kegiatan "GARANSI" juga menjadi ajang bagi-bagi masker oleh petugas bagi pengendara yang masih belum tertib protokol kesehatan.
"Ada sekitar 437 masker dibagikan kepada pengendara yang melintas," katanya.