“Saya baru ingat saya tidak memakai masker dan membawa SIM, saya kira akan di tilang, rupanya saya malah diberikan minuman dingin dan ditawarkan vaksin gratis," kata dia.
Dia mengaku terkait pelanggaran lalu lintas, mereka diimbau tentang tertib lalu lintas dan diberi pemahaman tentang vaksin.
Baca Juga:
Kemukiman penanggalan kota Subulussalam meminta gubernur Aceh untuk menurunkan Basarnas untuk membantu pencarian.
Berbeda lagi dengan Rubaiyah (58), yang tinggal di Desa Blang Asan, Kabupaten Pidie.
Ia dengan sengaja datang ke Mapolres Pidie setelah mendengar informasi dari tetangganya terkait kegiatan "GARANSI" (Melanggar Tukar Vaksinasi) Satlantas Polres Pidie.
Mengendarai roda dua, ia datang dan langsung menuju meja pendaftaran.
Baca Juga:
Evakuasi Penemuan Mayat di Aliran Sungai Lae Soraya Diduga Korban Hanyut dari Desa Suka Maju
"Saya sudah lama ingin vaksin pak, cuma mengantri, ini mumpung ada kesempatan, saya langsung ikut, saya mendapat info dari tetangga tadi," ujarnya.
Kasatlantas Polres Pidie, AKP Sandy Titah Nugraha, SIK mengatakan, kegiatan "GARANSI" juga menjadi ajang bagi-bagi masker oleh petugas bagi pengendara yang masih belum tertib protokol kesehatan.
"Ada sekitar 437 masker dibagikan kepada pengendara yang melintas," katanya.